4 Gejala Amandel Pada Si Kecil yang Perlu Orangtua Tahu

  • Whatsapp
4-gejala-amandel-pada-si-kecil-yang-perlu-orangtua-tahu
Foto: Canva.com pro

Para orangtua harus memiliki perhatian besar terhadap amandel pada anak. Amandel atau tonsil merupakan salah satu dari bagian-bagian sistem pertahanan tubuh yang berfungsi untuk melawan infeksi bakteri dan virus. Peradangan pada jaringan amandel atau tonsilitis dapat terasa menyakitkan saat anak menelan makanan.

Jika Anda adalah orangtua dengan anak yang masih bayi, maka lebih baik berhati-hati terhadap kesehatan amandel bayi Anda. Ada gejala-gejala peradangan amandel yang bisa diteliti pada tubuh dan aktivitas bayi.

Gejala Amandel pada Bayi

Tonsilitis atau peradangan amandel yang terjadi pada bayi memang jarang terjadi. Namun lebih baik Anda mengetahui gejala-gejala saat bayi mengalami peradangan amandel agar tanggap dengan kesehatannya. Berikut adalah gejala amandel pada anak, khususnya pada bayi yang sering ditemukan:

1. Penurunan nafsu makan

Jika Anda merasa bayi mulai berkurang nafsu makannya, bisa jadi alasannya adalah karena adanya tonsilitis. Bayi mengalami kesulitan saat proses menelan makanan sehingga berdampak pada nafsu makannya yang berkurang.

Penurunan nafsu makan bayi bisa menjadi gejala awal adanya peradangan amandel pada bayi. Inilah mengapa orangtua sebaiknya waspada saat bayi mengalami penurunan nafsu makan. Karena memang kebanyakan penyakit pada bayi dapat mengindikasikan bahwa tubuh bayi sedang tidak baik.

2. Produksi air liur meningkat

Bayi yang mengalami peradangan amandel seringkali memproduksi air liur lebih banyak dari biasanya. Hal ini dikarenakan bayi sedang berusaha menelan makanan dengan baik meskipun ada rasa sakit dan kesulitan saat menelan makanan. Anda harus tanggap saat mengetahui ada perubahan produksi air liur pada bayi. Dengan demikian Anda dapat menemukan solusi yang tepat atas gejala yang muncul pada bayi.

3. Perubahan suara

Gejala bayi yang mengalami peradangan amandel selanjutnya adalah perubahan suara. Suara bayi akan menjadi lebih serak dari biasanya. Hal ini disebabkan ada penghalang suara yang keluar dari tenggorokan sehingga menjadi serak.

4. Bau mulut

Bayi akan memiliki bau mulut yang kurang sedap saat mengalami peradangan pada amandelnya. Penyebabnya adalah karena terdapat penyakit di sekitar mulutyakni di tenggorokan. Bau mulut bayi yang kurang sedap atau berbeda dari biasanya menjadi gejala amandel yang cukup menonjol. Jadi jika Anda sudah menemukan gejala perbedaan bau mulut pada bayi, segera bawa ke dokter agar dapat didiagnosis lebih lanjut.

Gejala di atas dapat menjadi info bayi yang terindikasi mengalami peradangan amandel atau tonsilitis. Saat Anda menemukan satu atau semua gejala, jangan ragu lagi memeriksakan bayi ke dokter. Lebih cepat Anda mengetahui gejala amandel pada anak, lebih cepat rasa sakit yang dirasakan oleh bayi berkurang karena bisa segera ditangani. Selain itu, proses penyembuhan juga dapat menjadi lebih cepat karena Anda tanggap terhadap keadaan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *